“Awal”, Introduksi Musikalitas Radhini

Merilis tiga single pemuncak tangga lagu radio di tanah air, berkolaborasi dengan para musisi dalam negeri, dan tampil di berbagai ajang musik terkemuka, penyanyi Radhini akhirnya meluncurkan sesuatu yang sudah semestinya untuk melunasi ekspektasi: album debut.

Album debut memiliki makna tersendiri bagi setiap penyanyi atau musisi. Sebagai jabat tangan hangat untuk memperkenalkan persona dan pernyataan musikal, langkah pembuktian eksistensi dalam karier bermusik, hingga sebuah milestone dalam perjalanan panjang kreativitas. Dan album perdana Radhini yang bertajuk “Awal” menghimpun semuanya secara lugas.

Boleh dikatakan inilah titik pencapaian baru Radhini setelah melewati beragam pengalaman kolaborasi dengan Rieka Roeslan, Maliq & D’Essentials, RAN, DJ Anton Wirjono, Sandhy Sondoro, serta turut menyemarakkan perhelatan Java Jazz Festival, Java Soulnation Festival, Djakarta Warehouse Project, dan lainnya.

“Awal” menyapa sebagai sebuah album dengan premis menjanjikan: pop with a twist. Alunan pop yang menebar aneka macam aroma menjadi sebuah paket sajian nada dan irama yang membuai. “Saya ingin menjadikan “Awal” sebagai album yang ‘kaya’. Untuk mewujudkannya, saya bekerja sama dengan banyak produser dan komposer dari satu lagu ke lagu lainnya,” ungkap Radhini yang berkolaborasi dengan Abenk Alter, Ifa Fachir, Rishanda Singgih, Pongky Prasetyo, Matthew Sayersz, Jevin Julian, Zoelfadly, Adrian Rahmat Purwanto, hingga Yovie Widianto.

Hasilnya adalah sembilan lagu yang mencuat dengan keistimewaan masing-masing, menyematkan signature dari setiap produser dan komposer yang terlibat. Semuanya dipersatukan oleh sebuah benang merah, yang tidak lain adalah performa vokal dari Radhini. Untuk mixing, dipercayakan kepada Rayendra Sunito, sementara mastering dieksekusi oleh Steve Carrao di Sage Studio, Nashville, Amerika Serikat.

Ketiga single yang telah dirilis lebih dulu dan menjadi hits; “Kebebasan”, Cinta Terbesarku”, dan “Sampai Nanti” bisa dibilang merepresentasikan karakter vokal dan musik yang dibawakan Radhini. Single pertama yang dirilis pada awal 2014, “Kebebasan” (diproduseri oleh Pongky Prasetyo) – remake dari lagu hit milik Singiku yang sempat populer di era 90’an – melesat ke posisi teratas di berbagai tangga lagu radio di Indonesia dan mengantarkan Radhini meraih nominasi untuk kategori Pendatang Baru Terdahsyat dalam Dahsyat Awards 2015, sebuah ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh stasiun televisi RCTI.

Pada akhir 2014, Radhini merilis single kedua “Cinta Terbesarku” yang diciptakan oleh musisi dan komposer terkemuka Yovie Widianto. Lagu bercorak ballad ini juga berhasil menempati posisi puncak di berbagai tangga lagu radio di Indonesia. Single ketiga, “Sampai Nanti”, yang diluncurkan pada April 2016, adalah lagu pertama yang diciptakan sendiri oleh Radhini. Setelah menjuarai berbagai tangga lagu radio di tanah air, “Sampai Nanti” yang bernuansa akustik nan intim terpilih menjadi original soundtrack untuk film “Melbourne Rewind” yang ditayangkan di bioskop pada November 2016.

Memasuki awal tahun 2017, bersamaan dengan dilansirnya album “Awal”, Radhini melepas single terbarunya, “Pujaan Hati” (diciptakan oleh Abenk Alter, diproduseri oleh Rishanda Singgih & Ifa Fachir) yang menghembuskan atmosfer musik urban dengan medium beat. Tembang-tembang lainnya kian memperkuat alasan untuk menyimak album “Awal” secara keseluruhan. Warna ballad kembali diketengahkan pada “Hampir Jadi” dan “Tak Mungkin Selamanya”. Sementara track “Nostalgia” tampil dalam dua versi menawan; versi pop renyah yang diproduseri oleh Ifa Fachir dan Rishanda Singgih, dan versi musik elektronik yang diproduseri oleh Jevin Julian. Dan yang tidak kalah menarik adalah remake lagu “Cari Pacar Lagi” milik ST-12 yang dimodifikasi sedemikian rupa oleh Jevin Julian dengan membaurkan musik elektronik, R&B, dan imbuhan beatbox di sana sini.

Butuh waktu hingga tiga tahun bagi Radhini untuk menyelesaikan album pertamanya ini. “Di tengah jalan sempat ada kendala dalam mencari materi yang benar-benar membuat saya sreg dan juga mewakili diri saya,” beber penyanyi kelahiran 19 April 1988 yang sehari-hari memandu sebuah program di radio 98.7 Gen FM Jakarta.

Tidak hanya menyanyi, kontribusi Radhini di album “Awal” meliputi keseluruhan proses pengerjaan, mulai dari pra-produksi, pemilihan materi dan sound, rekaman, mixing, mastering, hingga desain album. “Semoga album ini bisa menjadi soundtrack untuk beragam perasaan dan kehidupan percintaan para pendengarnya,” pungkas Radhini.

Selain dalam bentuk CD reguler, album “Awal” juga tersedia dalam format special box set yang dibagi dalam tiga paket berisi CD, tote bag, notebook, dan greeting card personal dari Radhini. Special box set ini hanya diproduksi sebanyak 75 buah.

MORE ABOUT RADHINI

Website: www.radhini.com
Facebook Fanpage: www.facebook.com/radhinimusic
Twitter & Instagram: @radhini_
Soundcloud: www.soundcloud.com/radhini
Youtube: www.youtube.com/radhiniaprilya
Snap chat: radhini.aprilya

Share