Komnas Perempuan Gelar Forum Belajar Bersama di Makassar

Berbagi pengalaman lewat forum belajar bersama, tentu akan memberikan banyak pengetahuan tambahan. Seperti yang dilakukan Komnas Perempuan di Makassar Golden Hotel, Senin (15/08/11). Lembaga yang aktivitasnya concern pada perlindungan perempuan itu membuat forum belajar bersama para aktivis dan organisasi perempuan se Indonesia Timur.

Kegiatan yang diadakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman di antara organisasi perempuan dalam menangani kasus-kasus perempuan. Diharapkan dari forum ini dapat meningkatkan kapasitas organisasi atau individu dalam melakukan pembelaan terhadap kaum perempuan ke depannya. Demikian yang diungkapakan  Nini Rahayu, Wakil Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), saat ditemui di lokasi kegiatan.

“Kegiatan ini diadakan khusus untuk daerah kawasan Indonesia Timur. Yang hadir ada perwakilan dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Flores, Ambon, Papua, dan Makassar. Selain itu juga ada utusan peserta forum dari daerah seperti dari Kabupaten Bone,” ungkap Nini.

Kegiatan ini merupakan refleksi dari kasus-kasus yang pernah ditangani masing-masing peserta. Beberapa di antaranya memang harus dibagi agar diketahui juga oleh peserta lain. Maksudnya untuk menjadi bekal pada organisasi lain ketika mendapatkan kasus serupa.

“Harapannya agar sama-sama berbagi pengalaman untuk memecahkan masalah yang dinilai dapat digunakan didaerahnya masing-masing. Refleksi ini bisa terkait dengan korbannya sendiri, struktur, hukum, substansi hukum, sarana dan prasarana dan pendanaan. Dari sini mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan baik. Sehingga masalah yang ada bisa dipecahkan berdasarkan pengalaman yang didapatkan dari organisasi lain,”ujar Nini.

Yang terpenting dari forum belajar bersama ini menurut Nini, bisa meningkatkan kapasitas organisasi menjadi lebih progresif. “Kami sangat mengharapkan seusai kegiatan ini peserta forum dapat meningkatkan progres organisasi, membangun jejaring sosial dan berani melakukan terobosan dengan isu-isu di tingkat nasional,” kuncinya. (uv).

Share